Kamis, 10 Januari 2019

Mengenal Akun Robot dan Artifisial Intelligence Bagian Pertama

Sudah masa kampanye aja nih, perasaan baru kemaren ramai gonjang-ganjing pilpres yang sempat memecah belah masyarakat di negeri tercinta ini. Semoga pemilu kali ini lebih baik yah. Bagi yang aktif di berbagai media sosial tentunya kita sering kali mendapati berbagai share link ataupun berita yang berisikan tentang data atau sekedar tulisan mengenai prestasi dan kapabilitas dari jagoan kita atau musuh jagoan kita yang di share oleh orang-orang di sekitar kita dalam dunia maya. Tentunya banyak informasi yang benar disebarkan di dunia maya, namun tak jarang informasi yang kita terima adalah informasi buatan yang palsu atau lebih akrab dikenal dengan istilah HOAX. Bahakan tak jarang kini pembaca mendengar tentang istilah akun robot yang mengendalikan, akun robot yang menyebarkan, akun robot menjadi mesin penyebar informasi tersebut. Jika pembaca tertarik bisa dibaca mengenai Mekanisme KerjaAkun Robot.

Belakangan juga muncul adanya berbagai kasus kriminal yang muncul akibat adanya berita hoax dan dianggap meresahkan masyarakat tersebut. Juga munculnya berbagai kasus yang muncul akibat penghinaan terhadap oknum pejabat dengan berbagai gambar editan yang dianggap melecehkan atau menghina martabat seseorang. Dan jika kita amati pula di berbagai situs online dunia hal tersebut juga terjadi pada tokoh-tokoh dunia, bukan hanya terjadi di negara kita. Untuk lebih adilnya kita mengambil contoh dari dua kutub dunia yang selama ini dianggap mewakili, yakni Amerika Serikat dan Rusia. Sering kali kita melihat gambar-gambar editan dari tokoh seperti Trump dan Vladimir Putin, yang sungguh membuat mereka terlihat “receh” meskipun mereka adalah tokoh dari negara superpower. Namun demikian kita belum pasti apakah di negara sana terjadi adanya peristiwa penangkapan dengan adanya kebebasan pendapat dan berekspresi terhadap pemimpinnya? entahlah.

Kembali ke akun robot, bagi orang awam pasti akan membayangkan bahwa akun robot dikendalikan oleh robot-robot super canggih dngan tangan bsinya dngan kepala berajah seram menghadap sebuah komputer untuk senantiasa menyebarkan informasi baik yang benar maupun salah untuk kepentingan pihak yang mereka bela di berbagai aplikasi media sosial, seperti facebook, instagram maupun aplikasi alternatif instagram, dan sosial media lainnya.  Jika pembaca berpikiran demikian maka pembaca juga seakan tertipu oleh istilah yang ada nih. Akun robot sebenarnya adalah akun yang dikendalikan oleh sebuah artifisial intllignce atau intelegensi buatan yang berwujud kode-kode pemprogaman yang disusun berdasarkan algoritma yang dari waktu ke waktu berkembang menjadi semakin pintar dengan banyaknya informasi yang kita berikan ke mereka.

Loh kok kita? Iya benar, kita juga mengambil peran dalam membuat AI (artificial intellignce) tersebut menjadi semakin pintar. Hal ini karena semua perusahaan sosial media besar seperti facebook (instagram serta whatsapp), twitter, serta social media lainnya bergantung kepada AI yang tim mereka kembangkan karena besarnya jumlah user atau pengguna yang tidak mungkin di tangani oleh manusia atau mungkin lebih tepatnya diperlukan karyawan dengan jumlah yang sangat besar untuk menangani jumlah pengguna yang besar. Oleh karena itu termasuk perusahaan sosial media terbesar yakni facbook mngembangkan AI untuk menangani berbagai masalah yang ada di platform mereka baik web maupun melalui aplikasi selulernya. Jika AI belum mampu mngatasi maka tugas akan diberikan kepada admin yang merupakan manusia yang menilai apakah masalah yang terjadi harus dibagaimanakan berdasarkan rasa manusia mereka bukan algoritma yang dibuat untuk memutuskan sebuah keputusan.

Selain perusahaan sosial media, AI juga dipakai oleh google dengan mesin pencariannya maupun berbagai platform dibawahnya yang telah kita kenal seperti youtube dan google plus. Juga pengembang semacam seprti yahoo serta bing dibawah naungan bendera microsoft.

Algoritma-algoritma tersebut diwujudkan dalam sebuah bentuk software automasi atau automation software yang terpasang pada komputer untuk mengendalikan kerja dari sebuah sistem tertentu. Sistem yang ada ini dapat menampung informasi yang kita berikan kepada mereka. Loh tunggu dulu! Saya kan tidak membrikan informasi apa-apa kepada mereka? Tunggu dulu jangan nge-gas dong. Kita lanjutkan ke Mengenal Akun Robot dan Artifisial Intelligence BagianKedua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar