Generasi muda pasti lebih kurang untuk menonton televisi dibandingkan
dengan generasi yang lebih tua. Hal ini dikarenakan munculnya fenomena baru,
yakni youtube. Youtube meropakan media tempat berbagi video yang notabenenya
adalah gratis. Pembaca dapat membagikan apapu yang berupa video pada situs
youtube tersebut. Youtube saat ini merupakan situs yang dimiliki oleh perusaan
raksasa google. Seperti layaknya platform yang dimiliki google yang lain
seperti gmail, adsense, adword, drive, dan mesin pencarinya sendiri mereka
menuai sukses besar dalam dunia dot com. Apakah semua yang dimiliki google berujung
kesuksesan? Sepertinya tidak, misalnya platform google plus yang kurang
diminati. Konon kabarnya platform tersebut ditutup pada agustus 2019. Sungguh disayangkan
karena penulis sendiri beberapa tahun yang lalu cukup aktif dalam platform
tersebut. Namun karena sepinya linkran yang ada membuat enggan untuk sering
membuka platform tersebut karena isinya orang-orang itu saja. He
Untuk generasi yang mengalami jaman internet susah ditemukan
dan kecepatannya sangatlah lelet seperti penulis tentu ingat beberapa situs
untuk berbagi video seperti youtube. Salah satunya adalah metacafe. Metacafe merupakan
situs seperti youtube yang merupakan tempat berbagi video secara gratis. Sepertinya
popularitas dari metacafe bahkan mengungkuli popularitas dari youtube. Jaman dahulu
nih ceritanya, banyak video-video yang saling di copy paste kan ke komputer
teman adalah video hasil unduhan dari situs tersbut. Mulai dari video-video
kreatif hingga video-video motifasi yang banyak diputar oleh mahasiswa tingkat
awal. Maklum saja lah buat para pembaca yang termasuk mahasiswa tingkat akhir
yang seakan tiada akhir. he
Selain metacafe situs
tempat berbagi video yang lain adalah dailymotion. Tak kalah menariknya pada
situs tersebut terdapat banyak konten yang menarik yang patut juga untuk kita
tengok sehari-sehari.
Fenomena youtube merebak setelah situs tersebut dibeli oleh
google. Pada awalnya banyak yang mempermasalahkan mengenai banyaknya iklan yang
muncul setelah dibeli oleh google. Namun bersamaan dengan berkembangnya sosial
media nampaknya masalah tersebut dapat diredam. Pasalnya banyak konten kreator
yang merupakan kumpulan orang-orang kreatif yang mengunggah konten-konten
mereka ke situs tersebut. Sebagai akibatnya konten yang ada di youtube semakin
bervariasi.
Selain itu, konten kreator yang mengunggah kontennya ke youtube
memperoleh benefit dari iklan yang ditayangkan bersamaan dengan video yang
mereka tampilkan. Hal ini merangsang konten kreator lain untuk ikut meramaikan
youtub dengan konten yang lebih brvariasi sesuai dengan minat dan bidang
masing-masing. Mulai dari video mengenai makanan, gaming, hingga pndidikan
disajikan dalam platform berbagi video youtube. Persaingan yang ketat menjadikan
konten kreator untuk membuat video yang semenarik mungkin sehingga akan semakin
banyak yang menonton video yang dibuat. Sebagai dampaknya akan semakin besar
pula pendapatan yang akan di dapat dari channel youtube mereka. Dari pendapatan
tersebut kemudian dapat digunakan lagi untuk membuat konten yang lebih berkualitas
dan variatif.
Lanjut ke Bagian Dua Mengenai Televisi Dan Youtube
Tidak ada komentar:
Posting Komentar